Forex Broker
- FCMarket
- Best Forex Broker 2

Useful Links
- Jual Beli Neteller, Paypal, PerfectMoney, Webmoney
- Learn Forex Like A Pro
- Bisnis Online Info

Technical Vs Fundamental Analysis

www.belajarvalas.com | Belajar Trading Forex (Valas)www.learnforexpro.com | Learn Forex Trading
Technical Analysis | Fundamental Analysis | Forex (Valas) Analysis Para trader membuat keputusan menggunakan dua Analisis yaitu Analisis Teknikal (Technical Analysis) dan Analisis Fundamental (Fundamental Analysis).

Analisis Teknikal (Technical Analysis) menggunakan chart, indikator seperti trend line, Moving Average, Moving Average Convergence Divergence (MACD), Relative Strenght Index (RSI), Bolinger Band, Fibbonaci, Pivot point, pattern/pola candlestick dan Analisis matematis lainnya untuk mempelajari peluang pasar.

Sementara Analisis Fundamental (Fundamental Analysis) memprediksi pergerakan harga dengan menterjemahkan berbagai informasi keadaan ekonomi, termasuk berita, laporan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, dan juga rumor.

Analisis Teknikal (Technical Analysis) dan Analisis Fundamental (Fundamental Analysis). Manakah yang lebih baik ?

Marilah kita kembali ke dasar dari forex trading. Apakah yang menyebabkan pergerakan harga ?

Harapan, spekulasi, dan efek psikologis dari pasar. Berita (Fundamental Analysis) bukanlah penyebab pergerakan harga. Di lain pihak, indikator trading / perhitungan matematis (Technical Analysis) juga bukan merupakan penggerak harga.

Analisis Teknikal

Pada Analisis Teknikal (Technical Analysis), ketika trader berpedoman pada grafik indikator teknikal, sebagai contoh garis trend line, MACD, Moving Average, Bolinger Band, Fibonacci, Pivot point, pola candlestick, dll yang telah menunjukkan bahwa harga telah menembus garis atau telah perpotongan dengan indikator-indikator teknikal, bila kemudian harga naik atau turun, hal ini tidak berarti bahwa pola indikator-indikator tersebut yang menyebabkan pergerakan harga, tetapi dikarenakan pengaruh dari spekulasi, kecenderungan, dan efek psikologis dari banyak trader di pasar.

Sebagai contoh suatu negara mengumumkan berita keuangan seperti suku bunga, kenaikan / penurunan kondisi keuangan, kondisi politik, krisis, dan berita fundamental lainnya, akan langsung direspon oleh trader apabila berita tersebut dianggap signifikan kepada kondisi negara yang bersangkutan. Kondisi yang dianggap negatif untuk suatu negara, akan memperlemah mata uang dari negara tersebut. Dan juga sebaliknya. Trader forex secara umum pasti akan melepas mata uang yang melemah, dan membeli mata uang lainnya yang dianggap lebih stabil untuk menghindari kerugian. Trader Fundamental akan banyak meluangkan waktunya untuk memantau release berita-berita ekonomi, politik, pidato dari Gubernur Bank Sentral, Presiden, rumor, dsb.

Contoh lainnya, yaitu efek psikologis yang berhubungan dengan berapa lama efek suatu kejadian ekonomi, jam buka pasar (berhubungan dengan timezone) dari suatu negara, jam kerja manusia, keterbatasan daya ingat manusia, dan lain-lain. Semakin dekat dengan kejadian ekonomi yang baru saja terjadi tentunya akan memperkuat efek dari volatilitas naik turunnya pergerakan harga, dan semakin lama efek ini akan perlahan-lahan berkurang.

Jam buka pasar / jam kerja di suatu negara akan mempengaruhi volatilitas / aktivitas dari mata uang negara yang bersangkutan karena pada jam buka tsb banyak direlease berita ekonomi dari negara tsb, diikuti aktifnya trader yang bertransaksi di negara tersebut. Ingat bahwa trader tidak hanya bertransaksi di pasar uang, tetapi juga saham, komoditas, dll sehingga pergerakan menjadi sangat aktif pada jam-jam itu. Jam buka pasar suatu negara adalah 8 jam. Jam kerja ini dapat dijadikan salah satu setting yang cukup akurat bagi Trader Teknikal.

Trader Teknikal berpatokan pada Indikator Analisis Teknikal dengan setting tertentu yang mengacu pada periode time frame (TF) menit, jam, harian, mingguan, bahkan bulanan yang dianggap akurat dan sesuai dengan type tradingnya apakah short term maupun long term. Trader short term umumnya akan mengambil setting yang lebih singkat mulai menit hingga jam. Sedangkan trader long term memilih harian hingga bulanan.

Jam kerja dan pembagian timeframe inilah yang kemudian membentuk kecenderungan efek psikologis trader pada pasar forex, seolah-olah menjadi kesepakatan umum. Hal inilah yang menjadikan Analisis Teknikal akurat.

Hal penting yaitu seberapa akurat dan valid Indikator / Teknikal Analysis dalam memprediksi pergerakan harga market forex ? Tentunya beberapa faktor yang menentukan, di antaranya merupakan setting-setting periode dari indikator teknikal. Secara umum semakin tinggi TimeFrame (TF) yang digunakan, cenderung semakin akurat karena telah teruji dalam jangka waktu yang lebih lama. Namun penggunaan TF juga dibatasi kemampuan daya ingat manusia dan type trader (long/ short term). Tidak banyak trader yang menggunakan TimeFrame ataupun mengingat peristiwa yang telah terjadi beberapa minggu hingga bulan yang lalu.

Analisis Fundamental

Pada Analisis Fundamental (Fundamental Analysis), pergerakan harga yang drastis terjadi apabila ada peristiwa-peristiwa yang tidak terduga. Peristiwa tersebut bisa berupa kenaikan/penurunan suku bunga dari bank central, krisis ekonomi, sampai peristiwa politik ataupun perang. Contohnya adalah peristiwa 9/11. Ketika peristiwa 9/11 terjadi, rate USD melemah dikarenakan setiap orang memperkirakan peristiwa tersebut akan berpengaruh besar terhadap US sehingga besar kemungkinan USD melemah. Kejadian ini menyebabkan banyak pelaku pasar menjual USD. Imbasnya rate USD benar-benar turun drastis.

Kesimpulan

Baik Analisa Fundamental ataupun Teknikal, tidak ada yang lebih baik. Dalam arti keduanya harus berjalan secara berdampingan. Pada saat mendekati pengumuman / berita ekonomi harga dapat melompat drastis (terjadi anomali) menyebabkan harga bergerak kurang sesuai dengan perkiraan analisa teknikal. Di sinilah Fundamental lebih dominan. Walaupun demikian analisa teknikal tetap dapat dijadikan patokan perkiraan batas-batas yang dapat ditembusnya.

Analisa teknikal akan lebih sering digunakan di luar jam berita. Ibaratnya Fundamental adalah garis besar kecenderungan apakah suatu mata uang sedang menguat atau melemah. Tetapi seberapa kuat atau lemahnya, dan titik-titik kecenderungan harga secara teknis lebih terukur dengan menggunakan analisa Teknikal.

Secara umum dapat diibaratkan Analisa Fundamental adalah garis besar, kecenderungan, dan teoretis. Namun Analisa Teknikal scopenya lebih ke implementasi, dan analisa teknikal dapat digunakan hampir setiap saat. Karena itu pemahaman teori Analisa Teknikal adalah sangat penting

Tips-tips bagi trader yang menggunakan Analisis Teknikal (Technical Analysis) dan Analisis Fundamental (Fundamental Analysis)

Bagi anda yang menggunakan Analisis Teknikal (Technical Analysis), tips yang kami berikan adalah : Menggunakan indikator-indikator umum yang banyak digunakan oleh para trader, dan yang terpenting penggunaan setting yang lengkap dan mewakili tiap-tiap TimeFrame (TF) dan hindari trade pada saat menjelang berita ekonomi penting.

Bagi anda yang menggunakan Analisis Fundamental (Fundamental Analysis), tips yang kami berikan adalah : sabar, disiplin, hanya trade sewaktu ada berita ekonomi penting dan pastikan waktu / jam yang anda gunakan adalah benar-benar tepat.

Menu



eXTReMe Tracker

BelajarForexPro © 2006 - 2017. All Rights Reserved